Berbagai Contoh Model Tangga, Panduan, Ukuran dan Bahan

Bagaimana kita memahami model tangga

Tangga sebagai elemen estetika

Model tangga bisa tampil menonjol dan menjadi vokal poin pada desain rumah kita, hanya saja ada banyak macam dan jenis tangga, mana yang paling cocok dan bagaimana agar tangga tersebut aman dan nyaman? Berikut panduan dan informasinya.

Panduan umum

Model tangga harus aman dan nyaman, karena tangga adalah jalur pencapaian antar lantai yang berbeda ketinggian. Terlebih lagi dikala keadaan darurat, maka tangga ini bisa menjadi jalur evakuasi keselamatan. Oleh karenanya ia harus aman, baik di kala normal maupun darurat.


Tangga adalah suatu area dimana kita tidak boleh berkompromi dengan keamanan.


Ukuran lebar tangga

Lebar minimum tangga nyaman adalah 80 cm, dan 90 cm adalah yang terbaik (lebar bersih setelah dikurangi pegangan tangga dll). Kita harus memperhitungkan mobilitas perabot dan furnitur saat mengisi rumah.

Sedangkan untuk tangga servis atau sekunder, rekomendasi lebar minimumnya adalah 60 cm (bersih).

Pentingnya posisi perletakan tangga

Tangga bisa kita letakan tersembunyi atau sebaliknya bisa kita munculkan (pamerkan), alih-alih hanya sebagai jalur pencapaian, ia bisa ditampilkan sebagai suatu pernyataan desain.

Dikarenakan pada setiap rumah akan memiliki keunikannya sendiri, maka posisi tangga harus didasarkan kepada tata letak ruangan kita sendiri.

Tangga memakan banyak ruang karena melibatkan dua lantai. Dan ruang (volume) itu tidak bisa terlalu fleksibel karena bagian bawah tangga tidak dapat dipisahkan dari bagian atas. 

Karena itu penempatan tangga adalah salah satu hal pertama yang harus dipertimbangkan dalam desain rumah kita dan itu salah satu hal yang paling sulit untuk diubah di kemudian hari dalam proses desain, karena perubahan letak tangga bisa berdampak bongkar ulang sebagian bahkan keseluruhan desain rumah kita.

Tangga dapat ditempatkan di tengah atau bersentuhan dengan dinding luar. Ada pro dan kontra untuk kedua pilihan ini. Jika tangga ditempatkan di tengah, maka ia bisa tidak mendapatkan pencahayaan alami, sehingga harus dibuatkan penerangan buatan di siang hari, yang mungkin saja bertentangan dengan ide rumah hijau, efisiensi energi dll.

Jika tangga kita posisikan bersisian dengan dinding luar maka jendela atau bukaan cahaya alami bisa dimungkinkan. Tapi ini juga tentunya mengacu kepada desain keseluruhan pada rumah ini sendiri, terhadap luasan lahan, dimana keterbatasan lahan paling sering menjadi masalah peletakan tangga yang ideal.

Memang ini tergantung kepada budaya juga, di Indonesia cenderung di tengah rumah, dianggap masuk sebagai area privat. Sedangkan di Amerika misalnya, lazim tangga diletakan tepat setelah pintu masuk, dengan pertimbangan evakuasi, saat kebakaran bisa segera keluar rumah (lihat contoh gambar di atas).

Jangan lupa pertimbangkan agar lokasi tangga bisa mendapat pencahayaan alami saat siang, hindari area tangga menjadi ruangan yang gelap.

Konfigurasi model tangga

Tangga lurus, desainnya mudah dirancang dan mudah dikerjakan. Bila ruanga tangga tidak mencukupi maka kita bisa memodifikasi menjadi tangga U, dengan memasukan satu atau dua belokan siku 90°. Opsi lainnya adalah dengan menggunakan belokan/putaran 180°.

Pilih bahan tangga yang sesuai dengan ruangan anda

Material kayu, kaca, logam, dan beton adalah pilihan yang sama-sama indah asalkan sesuai dengan gaya bangunan di rumah Anda. Luangkan waktu untuk memikirkan model tangga yang padu padan dengan gaya desain bangunan Anda.

Pertanyaan mengenai model tangga

Sejauh apa kita bisa memanfaatkan ruang di bawah tangga?

Tangga dengan penyimpanan adalah cara terbaik untuk memanfaatkan ruang yang tersedia. Kita bisa letakan berbagai tempat penyimpanan disana, dari mulai lemari, rak, laci, gantungan dll.

Bila saya menginginkan tangga ekstra lebar, apa saja yang perlu kita ketahui?

model tangga yang lebar memang bisa memberikan pernyataan rasa yang sangat estetis, tangga jenis ini biasanya perlu dibuat khusus. Pemilihan bahannya pun perlu direncanakan.

Kita bisa mencoba bermain dengan penggabungan batu padat atau beton, dengan bahan yang lebih ringan seperti kawat atau kaca.

Bagaimana pencahayaan lampu di tangga?

Penting untuk memastikan bahwa kita mulai merencanakan pencahayaan tangga pada tahap awal, terutama jika Anda ingin hasil cahayanya nanti halus dan tidak mencolok.

Banyak solusi pencahayaan tangga memerlukan pemasangan sebelum plesteran atau mungkin memerlukan gaya tangga tertentu untuk mencapai tampilan yang diinginkan, jadi penting untuk mempertimbangkan hal ini selama tahap perencanaan

Kita bisa menyisipkan lampu LED tanam di dinding, di atas permukaan pijakan sedikit atau malah sebaliknya, tampil frontal bertolak belakang, menggunakan lampu gantung di atas tangga untuk menampilkan kesan wah yang kuat, atau bisa dengan kombinasi keduanya. 

Pencahayaan rendah yang digunakan pada dinding tangga, atau strip LED, akan menciptakan satu efek penerangan yang lembut. Sebagai alternatif, lampu gantung juga akan menciptakan fitur objek pemandangan di siang hari. Perhitungkanlah bagaimana kita nanti akan mengganti bola lampu saat maintenance dan bahwa kita dapat memperbaikinya dengan cara yang aman.

Selain lemari atau rak di bawah tangga, apalagi yang bisa gunakan disana?

Ruang di bawah tangga sebenarnya bisa sangat berguna. Kita bisa mencoba meletakan ruangan kecil disana, menjadi sebuah pojokan kecil untuk membaca atau bekerja. Ini bisa menjadi bagian dari rumah kantor Anda untuk bekerja dari rumah.

Lampu tangga

Dalam beberapa situasi mungkin sulit untuk memberikan cahaya alami ke tangga, terutama apabila posisinya berada di tengah rumah, jauh dari jendela apa pun. Untuk hal seperti ini kita bisa mencoba dengan bermain pencahayaan buatan, peletakan lampu pada posisi yang bisa memberikan penerangan di area tangga.

Pencahayaan buatan ini bisa diolah untuk menonjolkan model tangga sehingga bisa membantu menghidupkan bentuk dan detail yang ada. Minimal, sertakan pencahayaan di bagian atas dan bawah tangga, yang dikendalikan oleh sakelar dua arah.

Kita juga bisa menggunakan lampu LED yang dipasangkan pada tali, pegangan tangga atau pada tangga itu sendiri, cara yang kreatif untuk memamerkan model tangga Anda.

Jenis kayu pada tangga kayu

Kayu adalah bahan serbaguna dan bisa menjadi pilihan brilian untuk dipergunakan dalam material tangga.

Bahan kayu bisa digunakan untuk model tangga kontemporer dan modern, misalnya didesain dalam bentuk pijakan kayu yang melayang, keluar dari dinding seperti kantilever dll.

Material kayu ini juga berpadu padan dengan baik bila dipasangkan dengan kaca dan batu.

model tangga kaca

Tangga kaca tidak hanya memungkinkan cahaya mengalir dengan mudah di antara ruangan dan lantai bertingkat di rumah, tetapi juga menambahkan sentuhan glamor kontemporer.

Tangga besi

Pada rumah bergaya klasik, model tangga besi atau besi tempa bisa menjadi pilihan.

model tangga batu atau beton

Tangga batu, atau yang terbuat dari beton, bisa desain secara tradisional atau kontemporer, ditampilkan dalam kesederhanaan gaya industrial.

Akhir

Nah kira2 seperti itulah. Demikian untuk postingan kali ini mengenai berbagai model tangga pada rumah tinggal.

Lihat juga postingan lainnya mengenai:

Disadur/diterjemahkan kembali dari berbagai sumber di internet. Semoga berguna, salam.

Terima kasih telah berkunjung – Arginuring Arsitek, jasa desain arsitek Bandung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Huh?...
Exit mobile version