Bahasa Dan Elemen Desain Arsitektur Modern

bahasa desain arsitektur modern

bahasa dan elemen desain arsitektur

bentuk mengikuti fungsi

saat ini banyak sekali klien atau calon pemilik yang ingin membangun rumah mencari-cari contoh dan literatur dari berbagai media, baik offline maupun online. media offline bisa dari tabloid/majalah yang membahas mengenai desain rumah tinggal, interior maupun properti dll dan media online internet (jangan tanya, banyak sekali disana) seperti pinterest, instagram, flickr dll dll, tak terkira.

bagi anda yang ingin membangun rumah dengan gaya modern atau minimalis dkk. mungkin sudah sempat bertemu dengan kalimat seperti judul diatas “bentuk mengikuti fungsi”, yang di daulat merupakan salah satu ‘ruh’ dari langgam desain arsitektur modern.

awal mulanya dari mana sih?

ceritanya di akhir abad 19, ada seorang arsitek dari chicago bernama louis sullivan yang menulis “form follows function” (bentuk mengikuti fungsi). kalimat tersebut akhirnya menjadi sakti mandraguna dikalangan para sesepuh arsitek dan dinobatkan menjadi sesuatu yang mewakili dan landasan cara berpikir dalam mendesain sesuatu yang bersifat modern pada abad 20, bahkan hingga kini masih sangat bisa dipakai.

yang dimaksud oleh beliau itu, bahwa bentuk/desain bangunan rumah dan lainnya itu agar dibiarkan saja terjadi apa adanya, sebagai akibat dari kebutuhan dan fungsi yang ada. bentuknya biarkan alami saja, murni, tidak perlu ditambah-tambahkan dengan dekorasi, pernak pernik yang tidak perlu.

misal, kolom (tiang/pilar) kalau fungsinya menopang atap, struktur dll ya maka dibuat saja sebagai kolom, tidak perlu diberi hiasan ini itu, tempel batu alam ini itu, karena hiasan dan dekorasi tadi dianggap tidak mempunyai fungsi, kalau ada yang beranggapan bahwa fungsinya sebagai hiasan, mohon maaf, tidak seperti itu menurut pak louis sullivan. fungsi disini adalah secara teknis, kalau yang bermodalkan fashion/feeling so good saja tidak dipakai.

itu kata dia, tapi kita juga harus sadar bahwa arsitektur bisa juga sangat dipengaruhi oleh ilmu pengetahuan teknis, kekuatan ekonomi dan lingkungan sosial di sekelilingnya.

elemen dalam desain arsitektur modern

elemen tipikal pada bangunan

  • vertikal:
    • bentuk dinding, lengkungan, kolom tegak dll.
    • bentuk bukaan seperti pintu dan jendela
  • horizontal
    • plint lantai, lantai, atap dll.

gaya

gaya adalah perwujudan yang khas dari ekspresi atau mode pada waktu tertentu dalam sejarah. dalam arsitektur, penamaan gaya sering ditunjuk mengacu kepada masa sejarah tertentu, seperti: baroque, victoria, atau gaya internasional dll.

gubahan bangunan

massa dan bentuk mendefinisikan gubahan bangunan. massa mengacu kepada volume yang didefinisikan oleh struktur, sedangkan bentuk adalah komposisi dan kompleksitas dari wujud tampilannya.

material

bahan bangunan untuk luar dan dalam harus dipilih berdasarkan kesesuaian mereka dengan jenis bangunannya, seperti: daya tahan, pengaruhnya terhadap lingkungan (misal desain arsitektur yang berkelanjutan / sustainable), kondisi iklim dan tema desain arsitektur yang ada pada bangunan terserbut.

akhir tulisan

disadur/diterjemahkan kembali dari berbagai sumber di internet. semoga berguna, salam.

terima kasih telah berkunjung, arginuring arsitek, jasa desain rumah di bandung

pranala luar:

modern – wikipedia