Estetika Arsitektur Pada Desain Rumah Tinggal (bag. 1)

gaya desain arsitektur sebelum dan sesudah zaman era modern

perkembangan ilmu/teknologi bahan dan material dulu dan kini

Estetika arsitektur pada desain rumah tinggal

ketika bentuk arsitektur untuk desain rumah tinggal masih terbatas kepada material dan metode konstruksi jaman dahulu, konsep estetika menjadi sempit dan hanya bisa berpatokan kepada vitruvius. Sedangkan di era modern seperti sekarang bentuk-bentuk yang lebih beragam bisa dibuat, sehingga berbagai pilihan atau penemuan bentuk baru tersebut dapat memberikan konsep estetika yang lebih luas

penggunaan konsep tradisional/klasik pada jasa desain arsitektur tentunya masih sah-sah saja dan memungkinkan, tinggal kita mau memilih yang mana, apakah mengikuti/mempertahankan atau mendobrak keluar, mengabaikan prinsip dari berbagai gaya arsitektur ‘tempo doloe’, contohnya seperti model arsitektur gaya roman klasik. kalaupun arsitek memilih gaya ini biasanya karena ingin memperlihatkan keberlanjutan antara kehidupan dan bangunan-bangunan pada masa itu dengan saat ini, cuma saja kalau kita salah dalam mengartikan prinsipnya maka bisa terlihat sebagai desain yang tidak punya selera sama sekali.

gerakan pembaharuan desain arsitektur

desain arsitektur modern ingin mendobrak tradisi lama, dan membuat sesuatu yang baru, gaya desain arsitektur baru ini ada yang berasal dari peneladanan gerakan pembaharuan seperti bauhaus, atau lainnya ada juga yang berasal dari arsitek-arsitek yang berpengaruh seperti frank lloyd wright, le corbusier dan mies van der rohe. lalu selebihnya terbentuk dari arsitektur vernakular, metode konstruksi, pendapat abstrak dll.

dalam mendesain bangunan, kita juga bisa menyampaikan arti dan keinginan kita pada bangunan tersebut dengan cara memilih bentuk dan material yang spesifik, terlepas dari pilihan apapun yang telah dibuat. misalnya, sebuah bangunan terbuat dari material yang bening bisa diartikan sebagai sesuatu yang memiliki sifat transparansi dan kejujuran, sementara bangunan yang buram berarti sebaliknya, lebih bersifat privasi, tertutup dan tersembunyi. lalu bangunan tinggi, seolah selalu menunjukan ekspresi akan kekuasaan, sedangkan bangunan yang berwarna-warni dapat berarti kesembronoan dan imajinasi. kegiatan pada bangunan juga dapat ditampilkan atau disembunyikan, misalnya disesuaikan dengan fungsinya, apakah ia sebagai struktur, sistem mekanikal dll, di ekspos atau ditutupi.

bersambung ke estetika arsitektur pada desain rumah tinggal bagian 2

akhir tulisan

disadur/diterjemahkan kembali dari berbagai sumber di internet. semoga berguna, salam.

terima kasih telah berkunjung, arginuring arsitek, jasa desain arsitektur di bandung.

pranala luar

desain arsitektur – wikipedia

Summary
Estetika arsitektur pada desain rumah tinggal (bag. 1)
Article Name
Estetika arsitektur pada desain rumah tinggal (bag. 1)
Description
Gaya desain arsitektur sebelum dan sesudah zaman era modern, perkembangan ilmu/teknologi bahan dan material dulu dan kini

Author: Argi Nuring

Jasa arsitek di Bandung untuk desain rumah tinggal modern dan minimalis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *