Bagaimana Mendesain Rumah Fleksibel Untuk Bekerja Di Rumah

pada era elektronik dan informasi saat ini, banyak berbagai pekerjaan yang dapat dilakukan dari rumah, baik perorangan maupun kerja tim.

Desain rumah fleksibel

rumah untuk tempat tinggal dan bekerja

desain arsitektur untuk rumah fleksibel

dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir, para desainer (khususnya arsitek) kian berusaha untuk menciptakan generasi bangunan yang fleksibel. lebih memikirkan bagaimana agar desain ruang dalam rumah pun bisa memiliki struktur dan infrastruktur yang siap untuk menerima perubahan dengan kedatangan teknologi baru, baik itu untuk penghuni perorangan atau tim.

perubahan dan perkembangan dalam bekerja ini berarti juga semakin ‘mobile’ nya para pekerja, bisa dimana saja dan kapan saja. multi disiplin ilmu bisa bergabung dalam kerja tim dari luar bangunan perusahaan, tim kerja ini menjadi tidak terbatasi oleh geografi, dari mana saja bisa – dan tentunya seperti judul diatas, sangat bisa untuk bekerja dari rumah masing-masing.

budaya kerja generasi baru

tempat bekerja menjadi tidak perlu terlalu formal, bila dirasa perlu bertemu muka antar anggota tim, maka mereka bisa memilih tempat-tempat santai seperti cafe, restoran, taman dll untuk berkumpul. setelahnya, kembali ke rumah masing-masing dan melanjutkan pekerjaan dari sana.

tentunya agar optimal, maka desain bangunan dan interior ruangannya harus kita persiapkan untuk mendukung kegiatan kerja terserbut.

lihat juga tulisan mengenai jasa desain soho (small office home office) di bandung

lalu seperti biasa, kira-kira apa saja yang bisa kita jadikan acuan untuk mendesain rumah bagi kita yang ingin bekerja dari rumah.

pertimbangan desain rumah agar fleksibel

  • usahakan agar sumber listrik, alat telekomunikasi dan data bisa fleksibel, misal tata letak stop kontak listrik pada beberapa titik yang mampu mengakomodir kebutuhan perangkat di berbagai lokasi strategis.
  • sediakan jalur-jalur vertikal maupun horizontal bagi instalasi berbagai keperluan jaringan, perangkat dan alat kerja.
  • sistem yang ada sebaiknya juga bisa di kustomisasi oleh penghuni sendiri, sesedikit mungkin menjadikan keterikatan dengan vendor penyedia perangkat kerja tersebut, mau ganti ini itu, rubah ini itu, mudah dan bisa dilaksanakan sendiri, dll.
  • sediakan tempat/area untuk pertemuan informal, mungkin sekali teman kerja akan datang ke rumah untuk berdiskusi, ada baiknya kita menyiapkan area santai selain ruang tamu formal untuk hal ini.
  • jika area informal berupa area terbuka, sebaiknya pastikan agar ia terpisah dari area privat/pribadi yang membutuhkan ketenangan. misal: kamar tidur, mushalla dll.
  • pertimbangkan untuk mendesain sebuah atau beberapa ruangan yang memiliki tingkat kekedapan suara yang tinggi, siapa tahu ketika bekerja membutuhkan konsentrasi yang tenang.
  • kelompokan ruangan berdasarkan fungsi, hubungan, area tenang, area hingar bingar dll.
  • bila ada lahan lebih bagi desain rumah anda, boleh juga ditambahkan ruangan untuk bersantai dan melepas stress.

oke, rasanya saat ini seperti itu dulu pertimbangan dalam mendesain rumah agar fleksibel dan mampu mendukung bekerja di rumah, semoga informasinya bisa berguna.

akhir tulisan

terima kasih telah berkunjung, arginuring arsitek,  jasa desain rumah fleksibel di bandung.

pranala luar:

rumah – wikipedia