Rumah, Optimasi Ruangan & Material, 3

keselarasan material dengan lingkungannya

optimasi ruangan & material mempergunakan produk yang lebih ramah lingkungan

Optimasi material

  • carilah yang lebih mengutamakan pada konsep pengurangan terhadap dampak kesehatan manusia dan lingkungan sekitarnya.
  • usahakan memilih penggunaan produk yang bisa di daur ulang.
  • selain produk dengan konten daur ulang, optimalkan daya tahan produk dengan memilih yang memiliki garansi terpanjang, sehingga tidak segera menjadi limbah, masih bisa di upgrade, diperbaiki dengan jaminan ketersediaan suku cadang, layanan perawatan yang jelas, dan berdaya tahan baik.
  • perhatikan bagaimana siklus hidup suatu produk terhadap lingkungannya, maksudnya adalah mulai dari awal hingga akhir produk tersebut, meliputi pengadaan bahan baku, manufaktur, pengemasan, transportasi, distribusi, ritel, pemasangan, penggunaan produk, dan pengelolaan produk bila tidak diperlukan lagi (melalui penggunaan ulang, perbaikan, peningkatan, daur ulang , atau pembuangan yang aman).
  • agar bisa mendapatkan manfaat dari konsep penggunaan kembali setelah pakai atau daur ulang, cobalah lakukan analisis terhadap produk/barang yang akan digunakan.
  • pertimbangkan bagaimana pemilihan bahan mempengaruhi kinerja lingkungan serta siklus hidup bangunan secara keseluruhan. dari sana cobalah tentukan bahan yang dapat mencapai manfaat lingkungan terbesar berdasarkan kedua pertimbangan tersebut.
  • bila ada tahapan atau atribut pada bahan bangunan yang memiliki siklus hidup tertentu yang mendukung untuk perbaikan lingkungan, maka ia sebaiknya diberikan prioritas lebih besar dalam penentuan spesifikasi material.

pembatasan penggunaan bahan berdampak buruk pada lingkungan dan pemisahan antara bahan yang bisa di daur ulang

  • pada tahap perancangan, cobalah untuk melakukan pengembangan dan implementasi rencana pengelolaan limbah konstruksi.
  • untuk memaksimalkan penggunaan kembali dan daur ulang bahan yang dihasilkan dari proyek, pertimbangkan hal berikut:
    • buat dan tetapkan sasaran pengalihan limbah, mulai dari tempat pembuangan sampah dan insinerator, misalnya berupa metode penyelamatan atau daur ulang di tempat atau di luar lokasi.
    • untuk memaksimalkan daur ulang atau penyelamatan bahan, produk dan komponen, pertimbangkan penggunaan teknik pembongkaran untuk struktur, atau bagiannya dan pertimbangkan untuk menghubungkan proyek dekonstruksi dengan proyek konstruksi atau renovasi lainnya untuk memudahkan penggunaan kembali bahan yang telah diperbaiki (pengalihan bahan dari satu proyek ke proyek yang lain).
    • perlu dibuat sebuah laporan semacam ringkasan manajemen material untuk mendokumentasikan hasil pengalihan pada akhir proyek.
  • gunakan produk dan rakitan yang meminimalkan kemasan sekali pakai dan kurangi persyaratan penyimpanan (produk sederhana tidak ribet).

akhir tulisan bagian 3

demikian posting kali ini mengenai desain rumah dengan optimasi ruangan & material, bag 3 dari 4 bagian

postingan berikutnya, lihat:
Rumah, Optimasi Ruangan & Material, 1
Rumah, Optimasi Ruangan & Material, 2
Rumah, Optimasi Ruangan & Material, 3
Rumah, Optimasi Ruangan & Material, 4

terima kasih telah berkunjung, arginuring arsitek, jasa arsitek rumah minimalis di bandung